Flash Tips & Trik: Menggunakan lebih dari 1 tanda seru (!) di deskripsi 1 dan deskripsi 2 akan menyebabkan iklan adwords Anda disapprove. :: Beberapa kata yang membutuhkan exception dalam pembuatan iklan Adwords adalah suka, resep, kandungan, lihat, seru, skripsi, dokter. :: Untuk mencegah melonjaknya Cost per Click (CPC) dalam Adwords, saat menaikkan atau menurunkan budget harian per campaign sebaiknya tidak lebih dari Rp. 30.000,-/perubahan.

Rabu, 05 September 2012

Tab Keyword Di Adwords

Advertising di Google Adwords secara umum dibedakan menjadi 2, yaitu Search Advertising dan Display Advertising. Masing-masing membutuhkan keyword (kata kunci) untuk memicu (trigger) iklan yang akan ditampilkan.
Keyword di Search Advertising digunakan untuk memicu iklan yang dibuat agar dapat ditampilkan saat seseorang menggunakan search engine Google untuk mencari informasi tertentu.
Sedangkan keyword di Display Advertising digunakan juga untuk memicu iklan yang dibuat agar muncul saat ada konten di jaringan Google Display Network yang berkaitan dengan keyword yang diinginkan (related content). Tentu saja iklan dengan Display Advertising hanya akan muncul di jaringan Google Display Network.

Di dalam interface Google Adwords masing-masing kumpulan keyword (keyword list) telah dikumpulkan sesuai dengan jenis iklannya. Untuk memudahkan pencarian, bila ingin menemukan keyword list khusus Search Advertising bisa melihat di tab seperti gambar di bawah ini:
Keyword Tab Search Advertising

Sedangkan untuk keyword list khusus untuk Display Advertising dapat ditemukan di tab seperti gambar di bawah ini:
Keyword Tab Display Advertising

Gregorius Wikan SEO Essence Updated at: 00.30

Selasa, 21 Agustus 2012

Google Search Advertising Exam

Setelah melewati Fundamental Exam, tahap berikut untuk mendapatkan sertifikasi SEM dari Google adalah memilih salah satu dari Search Advertising Exam atau Display Advertising Exam. Keduanya dapat diperoleh namun tidak bisa diambil dalam jangka waktu bersamaan (minimal 7 hari).

Nah, pada 1 Agustus 2012 yang lalu saya coba mengambil Search Advertising Exam. Kesalahan-kesalahan saat mengambil Fundamental Exam pertama kali coba saya kurangi dengan mempelajari sebaik-baiknya materi yang tersedia disini. Management waktu pengerjaan soal juga harus lebih diperhatikan mengingat tingkat kesulitannya yang lebih tinggi di ujian ini.
adwords-qualified-individual

Ada beberapa hal yang harus mendapatkan perhatian khusus, karena muncul dalam ujian, diantaranya mengenai:
  • Conversion Optimizer
  • Benefit My Client Center & Managed Defined Spend
  • Invalid clicks
  • Goal on Google Analytics
  • IP exclusion tools
  • Standalone keyword tools
  • Bundles
  • API benefit
  • API token
  • CPC bid and Ad Rank
  • Max CPC bid
  • Actual CPC
  • Ad scheduling
  • Google places
  • Position preference
  • Adwords editor
  • Advanced bid changes
  • Status column
  • Quality score
  • Match type
Waktu mengerjakan seratusan lebih sedikit soal di Search Advertising Exam ini tetap 120 menit, dengan minimal skor 80%.

Syukur kepada Tuhan karena saya bisa berhemat US$ 50 karena hanya dengan 1 kali ujian sudah cukup untuk mendapatkan nilai 84% dan sertifikat resmi dari Google plus terdaftar disini.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda.

Gregorius Wikan SEO Essence Updated at: 15.00

Selasa, 24 Juli 2012

Test Google Adwords

Beberapa waktu yang lalu saya mencoba mengikuti tes yang diadakan oleh Google melalui program sertifikasi adwords. Berhubung perkerjaan yang digeluti setiap hari berkaitan dengan Adwords, maka tentu tes ini menjadi penting untuk dilakukan.

Tes pertama saya coba pada tanggal 16 Mei 2012 yang lalu. Untuk bisa mengikuti tes diharuskan memiliki akun google yang terpisah dari akun google yang dimiliki dan sebaiknya email yang digunakan untuk mendaftar adalah gmail.

Ada beberapa jenis tes yang disediakan. Tes yang wajib diambil pertama kali adalah Fundamental Exam. Secara sederhana dapat dipahami bahwa Fundamental Exam ini akan mengukur seberapa jauh pemahaman dasar seseorang terhadap Google Adwords. Untuk dapat melewati tes ini, nilai minimal yang harus dicapai adalah 85% dari pertanyaan yang diberikan harus dijawab dengan benar. Ada sekitar 100+ pertanyaan pilihan ganda yang harus dijawab dalam waktu 120 menit.

Pastikan Anda telah mempelajari benar-benar materi yang diberikan, agar tidak merasakan pahitnya kehilangan US$50. Dan disarankan untuk menggunakan sepenuhnya 120 menit waktu yang disediakan.

Apabila sudah pernah mengelola Adwords sebelumnya tentu pertanyaan yang diberikan tidak akan terlalu sulit. Namun menjadi masalah besar ketika Anda sama sekali belum pernah "bersentuhan" dengan Google Adwords. Nanti saya akan coba memberikan sedikit kisi-kisi mengenai pertanyaan yang diberikan dalam Fundamental Exam tersebut.

Setelah Anda yakin dengan pengetahuan dasar Anda mengenai Google Adwords, siapkan kartu kredit Anda dan waktu yang benar-benar kosong. Kartu kredit digunakan untuk membeli soal tes secara online sedangkan waktu kosong diperlukan karena tes akan dilakukan non-stop selama 120 menit. Pastikan Anda tidak terganggu.

Setelah melakukan pembelian, Anda akan diberikan sebuah link yang dapat Anda gunakan untuk men-download tes-nya. Saat tes sudah Anda jalankan, seluruh akses yang ada di monitor Anda akan diblok, termasuk bila Anda sedang mendengarkan musik (musiknya akan dimatikan secara otomatis). Jadi Anda tidak akan bisa kemana-mana karena seluruh monitor Anda tertutup oleh tampilan dari soal tersebut. Test tersebut akan dijalankan secara online, jadi pastikan juga koneksi internet Anda lancar selama test berlangsung.

Sedikit tips untuk Anda, gunakan komputer lain yang memiliki sambungan internet untuk mengakses bahan-bahan soal Fundamental Exam. Jadi semacam contekan lah.

Berikut ini adalah beberapa intisari pertanyaan yang terdapat di Fundamental Exam Google Adwords.
Pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan Benefit (keuntungan/keunggulan), Case Study (studi kasus), Practice (contoh pelaksanaan), Exact Answer (jawaban tunggal/pasti), Describe (penjelasan singkat/ringkasan), Monitoring (cara perawatan), Rumus (ya rumus), mengenai:

account, ad group, ad rank, ad rotation, ad text, auction, bid estimator, bidding, budgeting, campaign, contextual, delivery, display ads, GDN, image ads, keyword matching, language, location targeting, MCC, placement, policy, quality score, rank keyword, search advertising, tools, video ads, web optimizer.

Perlu 2 kali percobaan bagi saya untuk bisa melewati Fundamental Exam ini. Pada tes pertama memang sengaja saya lakukan untuk mengukur sejauh mana kemampuan sekaligus berkenalan dengan "ketegangan" dalam menghadapi ujian versi Google. Syukur-syukur hasilnya bisa melewati standar minimal. Hasilnya 77%, not bad lah. Tes berikutnya hanya bisa diambil minimal setelah 7 hari.
Pada percobaan kedua, setelah cukup merasakan ketegangannya di tes sebelumnya, akhirnya berhasil melewati 6% nilai minimal yang ditetapkan.

Semoga bermanfaat.




Gregorius Wikan SEO Essence Updated at: 16.33

Kamis, 24 Mei 2012

Membeli Traffic

Traffic atau lalu lintas merupakan isu yang sangat penting di dunia maya. Traffic yang tinggi sering diartikan dengan datangnya banyak peluang. Ibaratnya sebuah toko di dunia nyata, traffic pengunjung terkadang mempengaruhi hasil penjualan. Semakin banyak pengunjung yang datang ke toko maka semakin banyak peluang adanya transaksi atas produk/jasa yang dijual.

Manusia atau Robot
Fungsi traffic di dunia maya tidak jauh berbeda dengan dunia nyata. Yang membedakan adalah pengunjung yang menjadi pencipta traffic. Bila di dunia nyata trafficnya sudah bisa dipastikan adalah orang/manusia, sedangkan di dunia maya pengunjung yang menjadi pencipta traffic tidak selalu berwujud orang/manusia. Traffic di dunia maya dapat berupa orang/manusia ataupun robot (script).

Pengertian robot disini adalah sebuah kode-kode khusus yang diciptakan seseorang untuk secara otomatis mengunjungi website tertentu. Dengan robot, orang tersebut dapat meninggalkan jejak digital di sebuah website tanpa harus benar-benar membuka website tersebut. Dengan robot ini pula orang tersebut dapat mengunjungi beberapa website sekaligus dalam waktu bersamaan tanpa benar-benar membuka website tersebut.

Penggunaan robot saat ini telah merambah ke segala tempat, termasuk ke jejaring sosial. Di jejaring sosial, robot ini sering dipergunakan untuk memperbanyak jumlah teman/follower/fans. Penggunaan robot ini bahkan telah dijadikan bisnis oleh beberapa kalangan. Dengan membayar sejumlah nominal tertentu, para pemilik robot ini menjanjikan akan meningkatkan jumlah/volume/kuantitas kunjungan ke sebuah website/akun jejaring sosial.

Namun demikian, ada pula orang yang mampu menciptakan traffic yang tinggi tanpa menggunakan robot. Orang tersebut biasanya adalah seorang yang dikenal luas oleh masyarakat dan berpengaruh. Dengan jaringan yang dimiliki ia mampu menggerakkan banyak orang untuk mengunjungi website tertentu. Orang seperti ini biasanya akan banyak diminta oleh para pemilik brand untuk mempromosikan produk/jasa yang mereka jual.

Ada pula tipe orang yang mampu mengelola banyak account di dunia maya dan menciptakan traffic tinggi. Orang seperti ini biasanya memiliki aplikasi yang dapat menampilkan banyak account dalam 1 layar. Misalnya: TweetDeck untuk mengelola account Twitter dan Facebook.


Membeli atau Mengelola Sendiri
Pilihan metode untuk mendatangkan traffic tinggi cukup banyak tersedia dengan biaya yang sangat beragam. Sama halnya membuka toko di dunia nyata, traffic yang tinggi akan didapatkan bila toko tersebut mendapatkan tempat yang strategis (biasanya mahal), ataupun gencar melakukan promosi (dengan biaya tidak sedikit tentunya).

Dari sekian banyak peluang yang ada untuk mendapatkan traffic tinggi di dunia maya, pilihan untuk membeli traffic merupakan cara yang paling sering digunakan oleh website/brand yang masih baru di dunia digital.

Sebelum membeli traffic di dunia maya ada baiknya Anda memperhatikan metode yang dipakai oleh para penjual jasa traffic generator dan tentu saja harus disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Untuk melakukan launching sebuah produk/jasa, biasanya yang diperlukan hanya volume traffic yang besar dalam waktu singkat tanpa perlu terlalu memperhatikan keberlanjutan (continuity) traffic. Sedangkan untuk melakukan branding, biasanya volume traffic dalam jangka pendek tidak terlalu diperhatikan, melainkan sangat perlu untuk memperhatikan keberlanjutan traffic.

Apabila tujuan yang diinginkan sudah jelas maka perlu untuk mencermati dimana para penjual jasa traffic generator tersebut berada. Maksudnya adalah tempat dimana penjual dan pembeli jasa bertemu untuk melakukan transaksi; semacam pasarnya lah. Salah satu pasar jual beli traffic yang saat ini sering digunakan orang adalah Fiverr. Di sana Anda dapat menemukan bermacam penjual jasa dengan harga rata-rata 5 dollar Amerika. Agar dapat bertransaksi dengan lancar Anda disarankan sudah memiliki account Paypal.

Di luar pasar seperti Fiverr tentunya banyak sekali penjual jasa serupa yang dapat menjadi pertimbangan. Mereka biasanya menawarkan jasanya melalui forum-forum atau jejaring sosial. Ada pula orang terkenal yang biasa membantu promosi produk/jasa melalui jejaring yang dimilikinya. Tidak ada salahnya memanfaatkan jasa mereka.
Pilihan lainnya dalam usaha mendatangkan traffic adalah dengan cara mengelola sendiri. Pengelolaan secara mandiri ini dapat dilakukan dengan mengorganisasi sebuah tim. Tim tersebut yang akan merancang strategi, mengeksekusi program dan menganalisa hasilnya. Fenomena jejaring sosial (Facebook dan Twitter) kiranya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu channel media publikasi. Search Engine Marketing melalui Google Adwords dapat pula dipertimbangkan apabila Anda sangat ketat dalam menghitung Return Of Investment (ROI). Sedangkan Search Engine Optimization sangat perlu diperhitungkan bila Anda ingin melakukan branding.

Mengelola Traffic
Apapun metode yang Anda gunakan untuk mendatangkan traffic, Anda sangat perlu untuk mengetahui detail dari setiap strategi yang dijalankan termasuk hasil yang didapat. Keistimewaan media digital yang tidak dapat dikalahkan oleh media konvensional adalah dalam pelacakan dan pencatatan traffic. Satu-satunya hambatan yang menghadang adalah memisahkan traffic yang datang apakah manusia atau hanya robot.

Salah satu aplikasi yang cukup handal dalam mengelola data traffic adalah Google Analytics. Agar aplikasi ini dapat maksimal mengelola data traffic Anda sangat perlu untuk memperhatikan detail dari setiap strategi publikasi digital yang Anda siapkan telah dipastikan sesuai dengan setting khusus aplikasi Google Analytics. Misalnya: pemasangan tagging pada setiap URL.

Pengelolaan traffic secara benar akan bermanfaat saat Anda membutuhkan data akurat mengenai efektifitas strategi publikasi yang dijalankan. Mendapatkan traffic yang tinggi tentunya merupakan dambaan setiap pemilik website. Karena traffic berarti peluang, peluang berarti transaksi, dan transaksi berarti pembelian yang berujung kepada uang. Untuk mendapatkan traffic tinggi dalam waktu singkat bukan hal yang sulit saat ini, para penjual jasa traffic generator selalu siap memenuhi kebutuhan tersebut. Namun perlu diingat juga bahwa besarnya uang yang Anda miliki tidak dapat serta merta membeli kualitas traffic. Selalu ada kerja keras di balik kualitas sebuah traffic. Setiap klik yang datang tidak melulu berasal dari uang, namun juga (bahkan lebih sering) berasal dari kedekatan emosional.

Semoga bermanfaat,
Terkirim dari BlackBerry®

Gregorius Wikan SEO Essence Updated at: 17.57

Rabu, 23 Mei 2012

Keyword Research

Kemampuan untuk melakukan Keyword Research merupakan salah satu ketrampilan dasar yang harus dimiliki praktisi SEO dan SEM. Ketrampilan ini diperlukan terutama pada saat mempersiapkan sebuah konten, benchmarking website, membuat copy ads (SEM), menghitung budget iklan (SEM), dan menganalisa statistik.

Keyword research dimulai dengan menentukan tema umum dari sebuah produk/jasa yang ingin dipublikasikan secara digital (melalui internet). Tema umum inilah yang akan menjadi acuan agar research tidak melenceng kemana-mana. Misalnya di sini saya ambil contoh adalah produk teh bermerek sariwangi. Mohon diingat bahwa saya hanya mengambil contoh dari merek tersebut karena sudah dikenal luas dan saya sama sekali tidak mendapatkan apapun dari merek tersebut. Untuk lebih memudahkan Anda dapat menggunakan tools Mind Mapping.

Tema umum yang kita bisa pakai adalah teh sariwangi. Dari tema teh sariwangi tersebut kita dapat pisahkan menjadi 2 keperluan yaitu untuk keperluan SEO dan SEM.

Keyword Research SEO
Di SEO, tema teh sariwangi akan dipisah-pisahkan untuk membentuk masing-masing halaman web sesuai dengan kebijakan perusahaan yang bersangkutan. Biasanya dalam website tematik tentang suatu produk tidak terlalu banyak menampilkan menu di halaman depannya. Yang umum biasanya ada menu mengenai about us (tentang kami), produk (variannya), contact, dan artikel-artikel ringan seputar produk/penggunaan produk. Di setiap halaman web harus dipastikan bahwa keyword utama "teh sariwangi, teh, sariwangi" tertulis di meta data. Keyword turunan dari keyword utama tersebut dapat dicari dan disesuaikan dengan konten di masing-masing halaman.

Misalnya, satu halaman yang membahas salah satu varian teh sariwangi, teh celup, keyword turunan yang bisa dimasukkan adalah teh celup, teh celup sariwangi. Bila halaman varian produk tersebut juga menyebut bahan baku dapat juga dimasukkan sebagai keyword turunan. Jadi meta data di halaman varian produk tersebut harus memiliki keyword "teh sariwangi, teh, sariwangi, teh celup, teh celup sariwangi, teh melati sariwangi".

Di dalam kontentnya sendiri, sebaiknya 5-10% dari keseluruhan kata yang tertulis menyebutkan keyword-keyword tersebut. Perlakuan khusus terhadap kata / keyword yang tertulis di dalam konten dapat berupa penebalan (bold), tulisan miring (italic), ataupun pemberian warna yang berbeda. Namun harus diperhatikan pula, jangan berlebihan dalam melakukannya, karena selain tidak nyaman dilihat, robot mesin pencari akan menganggap konten Anda adalah konten sampah.

Bisa Anda bayangkan, bila penyebaran keyword mengenai teh sariwangi tersebut dilakukan secara merata, robot mesin pencari akan dengan mudah mengenali bahwa website tersebut adalah website yang membahas teh sariwangi. Poin pentingnya di sini adalah website tersebut akan dengan cepat dan mudah diindeks mesin pencari karena strukturnya teratur dan konsisten.

Maka dari itu, keyword research di SEO diperlukan untuk mendeskripsikan secara cermat dan tepat kepada robot mesin pencari bahwa website tersebut mempunyai konten yang relevan dan unik. Relevansi dan keunikan tersebut yang akan menjadi titik awal suksesnya kegiatan SEO. Ibaratnya Anda telah menyiapkan informasi yang sangat relevan bagi para pengguna internet.

Keyword Research SEM
Keperluan keyword research lainnya yaitu SEM. Sedikit berbeda dengan SEO yang menggunakan keyword untuk medeskripsikan website kepada robot mesin pencari, keyword dalam SEM digunakan untuk "menangkap" pengguna internet untuk mengunjungi website. Logika sederhananya adalah SEM menggunakan keyword menjadi penghubung antara informasi yang dibutuhkan dengan informasi yang tersedia / disediakan oleh pemilik website. (walaupun belum tentu 100% relevan dengan apa yang dicari).

Dengan mengambil tema umum yang sama di atas, mari kita telusuri keyword research untuk SEM. Pemilik website teh sariwangi tentu ingin websitenya banyak dikunjungi. Bila dari sisi websitenya sendiri sudah oke, masih diperlukan usaha yang cukup keras agar website tersebut bisa tampil di halaman pertama hasil pencarian.

Seperti sudah disebutkan sebelumnnya mengenai logika sederhana SEM, kita harus menggunakan pola pikir pengguna/konsumen dalam melakukan keyword research. Sederhananya adalah kata-kata apa aja sih yang dipakai oleh konsumen dalam mencari produk teh? Bila merek sariwangi sudah cukup kuat tertanam di pikiran konsumen maka tantangannya adalah menggali lebih dalam kata "teh" sesuai dengan pola pikir konsumen.

Sekarang bayangkan, Anda sedang mencari informasi mengenai teh di internet, apa yang Anda pikirkan untuk mendapatkan informasi mengenai teh? Bila Anda sedang mencari informasi mengenai sejarah teh tentu tidak akan menggunakan keyword tunggal "teh", bukan? Pastinya Anda akan menggunakan 2 kata atau lebih untuk mempersempit hasil pencarian agar lebih spesifik. Misalnya Anda dapat menggunakan kata "sejarah teh indonesia", "asal mula pohon teh" dan sebagainya.

Setelah didapatkan daftar keyword yang kemungkinan digunakan oleh pengguna/konsumen, maka selanjutnya adalah melakukan pengujian terhadap keyword-keyword tersebut. Pengujian yang dimaksud adalah mengetahui lebih jauh apakah keyword tersebut banyak digunakan atau bahkan sebaliknya malah tidak pernah digunakan atau mungkin saja muncul istilah baru dengan makna yang sama. Untuk melakukan pengujian, Anda dapat menggunakan keyword tools yang akan memberitahu Anda volume pencarian dari masing-masing keyword dan keyword lain yang relevan.


Untuk mengetahui apakah keyword masih populer dipergunakan oleh orang dalam mencari informasi Anda dapat menggunakan tools yang disediakan oleh Google Trends. Anda dapat melakukan pengujian terhadap beberapa keyword (maks. 5) yang sejenis (mempunyai makna yang sama). Misalnya: "harga promo" "harga diskon" "harga murah". Dengan Google Trends dapat diketahui keyword apa yang lebih sering dipergunakan konsumen untuk mencari barang dengan harga terbaik.

Kombinasi penggunaan keyword tools dan Google Trends tersebut bisa Anda gunakan untuk menyusun materi copy ads dan menghitung budget iklan di SEM.

Semoga bermanfaat.

Gregorius Wikan SEO Essence Updated at: 14.54